Kamis, 31 Januari 2019

Inilah Sebab-sebab Properti Anda Sulit Untuk Dijual

Bisnis properti tak selamanya berjalan mulus. Ada kalanya jenis properti yang dijual susah laku. Ada jenis properti yang terjual dalam beberapa hari saja, namun ada juga yang butuh bertahun-tahun. Atau mungkin Anda pernah mengalami sendiri ketika akan menjual properti susah laku?


Menjual properti tidak seperti menjual kacang goreng. Harga properti yang tinggi membuat orang akan melakukan banyak pertimbangan ketika berniat membelinya. Maka dari itu, dibutuhkan suatu strategi marketing yang baik sehingga mampu menarik minat calon pembeli.

Penyebab Properti Susah Laku Dijual

Di era digital seperti sekarang, penjualan properti dapat dilakukan lebih mudah. Untuk properti yang lokasinya di pusat kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, atau Medan, lebih mudah dijual. Namun tidak semuanya langsung laku. Sebenarnya, apa yang membuat properti susah laku dijual?

1. Harga terlalu tinggi

Dalam membandrol harga properti, sebaiknya lihat pasaran harga. Jika harganya terlalu tinggi, hal ini akan berdampak menjadi susah laku. Banyak penjual yang berprinsip memasang harga tinggi untuk berjaga-jaga jika ada proses tawar menawar. Sayangnya, strategi ini tak tepat. Jangankan melakukan tawar menawar, justru calon pembeli enggan meliriknya. Terlebih jika properti dengan harga tinggi tersebut berada di lokasi yang kurang strategi.

2. Penjual Properti Tidak Kooperatif

Salah satu cara agar properti cepat laku terjual adalah Anda harus bersikap kooperatif terhadap calon pembeli. Misalnya, ketika ada yang menanyakan kelengkapan dokumen, segera tanggapi. Jangan berpikir bahwa pembeli banyak maunya. Tugas seorang penjual adalah melayani pembeli sebaik mungkin. Lagi pula, jika ada yang menanyakan kelengkapan dokumen properti, itu merupakan hal wajar. Selain itu, jika ada yang bertanya seputar properti yang Anda tawarkan, berikan penjelasan sedetail mungkin.


3. Properti Tidak Terawat

Hal pertama yang dilihat oleh pembeli adalah kondisi fisiknya. Jika properti dalam keadaan tidak terawat, hal ini akan menurunkan minat calon pembeli. Untuk itu, Anda harus memperhatikan perawatan properti supaya keadaan fisiknya menarik. Properti juga harus diperhatikan kebersihannya supaya ketika ada orang yang melihatnya, dia akan tertarik untuk membelinya.

4. Penjual Tidak Bersikap Kooperatif Terhadap Pembeli

Sebagai penjual, Anda harus melayani calon pembeli dengan sebaik mungkin. Sebagai contoh, ketika ada yang menanyakan kelengkapan dokumen properti, segera tunjukkan dokumen-dokumen yang dimaksud. Jangan sampai menunda-nunda karena hal ini bisa membuat calon pembeli curiga. Calon pembeli bisa mencurigai bahwa properti yang dijual tidak memiliki kelengkapan dokumen karena sikap Anda yang tidak gerak cepat. Akhirnya, pembeli pun bergerak mundur.

5. Promosi Tidak Maksimal

Ketika akan menjual properti, tugas Anda ialah melakukan promosi sebanyak mungkin guna menarik minat calon pembeli. promosi bisa dilakukan dengan berbagai cara baik offline maupun online. Cara melakukan promosi offline ialah dengan memasang plang dengan tulisan “dijual”. Dengan begitu, ketika ada orang yang melewatinya akan tahu jika properti tersebut dijual.

Selain itu, Anda bisa melakukan promosi secara online melalui berbagai macam media. Misalnya, promosi properti lewat forum jual beli online, sosial media, ataupun melalui website pribadi.

6. Enggan Menggunakan Jasa Perantara

Menjual properti dengan bantuan jasa perantara atau broker mengharuskan Anda membayar sejumlah uang. Memang, hal ini akan mengurangi keuntungan yang didapatkan. Akan tetapi, jasa broker dapat membantu Anda dalam menjual properti lebih cepat. Jasa perantara memiliki koneksi lebih luas sehingga jangkauan pemasarannya lebih banyak. Hasilnya, calon pembeli pun segera datang dan properti miliki Anda laku.

Jika menjual properti masih melakukan keenam kesalahan di atas, tak heran jika properti sulit dijual. Untuk itu, lakukan evaluasi sebaik mungkin agar properti bisa segera laku dengan harga terbaik. Anda pun mendapatkan keuntungan yang lumayan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar