Rabu, 12 Desember 2018

Bingung Menentukan Harga Bangunan? Yuks Hitung di Sini

Seringkali seseorang merasa bingung dalam menentukan harga bangunan. Setiap orang berkeinginan untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi. Namun, dari sisi pembeli pastinya ingin mendapatkan properti dengan harga murah atau tidak terlalu tinggi.


Sudahkah Anda tahu bagaimana cara menghitung atau menaksir harga sebuah bangunan beserta tanahnya?

Cara Menghitung Harga Bangunan

Berikut ini merupakan cara menghitung harga bangunan dan tanah sehingga bisa Anda praktekan.

1. Melakukan perhitungan berdasarkan harga pasaran

Hal yang sering dilakukan oleh orang untuk menghitung harga bangunan adalah melakukan kalkulasi berdasarkan nilai pasar. Rumusnya ialah sebagai berikut:

Nilai pasar = Harga Tanah + Nilai Bangunan dan Fasilitasnya

Anda bisa melakukan survey untuk mengetahui berapa nilai atau harga tanah per meter untuk daerah tersebut. Anda bisa menanyakan hal ini kepada tetangga yang berdekatan. Setelah menemukan harga pasaran tanah per meternya, Anda tinggal melakukan perhitungan. Berapa meter luas tanah yang Anda miliki.

Sebagai contohnya, Anda memiliki luas tanah sebesar 100 meter persegi. Harganya ialah Rp. 3 juta per meter. Maka harga luas tanah adalah 100 x Rp. 3 juta= Rp. 300 juta.

Kemudian, kita hitung berapa nilai bangunannya. Untuk mengetahui berapa nilai bangunan, Anda bisa menanyakan hal ini kepada kontraktor yang paham betul mengenai masalah ini.

Jika nilai bangunan adalah Rp. 2.000.000 per meter, lalu total luasnya adalah 70 meter persegi, maka tinggal dikalikan saja. Hasilnya ketemu Rp. 140 juta.

Kemudian, nilai fasilitasnya bisa Anda kalkukasi sendiri. misalnya ialah Rp. 50 juta terdiri dari benda-benda elektronik, perkakas dapur, perabot ruang tamu, dan sebagainya.

Setelah ketiga variabel ketemu berapa nilainya, saatnya Anda melakukan perhitungan.

Nilai pasar= Rp. 300 juta + Rp 140 juta + Rp 50 juta= Rp. 490 juta.


2. Kalkulasi berdasar pada NJOP rumah

ada cara lainnya untuk menentukan harga bangunan. Caranya ialah dengan berpedoman pada NJOP rumah. Anda bisa mengecek NJOP sebuah bangunan tersebut. Ada informasi berupa luas tanah dan bangunan serta harga per meternya. Akan tetapi, biasanya harga yang tertera pada NJOP lebih rendah dibandingkan dengan harga pasaran. Jadi, cara ini kurang relevan digunakan.

3. Membuat perbandingan harga pasar

Langkah ketiga untuk menentukan harga bangunan adalah dengan melakukan taksiran dengan membandingkan harga pasar. Anda bisa mencari bangunan dengan tipe yang hampir sama. Namun, cara ini lebih sulit dilakukan sebab dalam suatu daerah tertentu belum tentu ada bangunan yang memiliki tipe nyaris sama.

Dari ketiga cara di atas, Anda bisa memilih akan menggunakan cara yang mana dalam menentukan harga bangunan. Namun, cara yang paling recommended ialah cara nomor satu yaitu menghitung berdasarkan harga pasaran. Hasilnya akan jauh lebih akurat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar