Rabu, 13 Februari 2019

Kesulitan Cari Kontrakan di Jakarta Selatan yang Murah? Begini Tips Mendapatkannya

Banyak pasangan yang memutuskan untuk tinggal pisah dari orang tua dan mertua meskipun belum memiliki rumah pribadi. Hal ini dilakukan agar memiliki privasi dalam menjalankan kehidupan rumah tangga. Salah satu jalan alternatif yang dipilih ialah ngontrak. Biaya sewa kontrakan sangat bervariasi dari yang murah hingga mahal tergantung fasilitasnya. Dengan begitu, bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan dana yang dimiliki.


Bisa mendapatkan kontrakan yang murah dan nyaman menjadi hal yang sangat menyenangkan. Jakarta adalah kota metropolitan yang terkenal dengan segala sesuatunya mahal. Namun, di kota ini Anda tetap bisa mendapatkan rumah kontrakan dengan harga sewa yang murah asalkan tahu tipsnya. Anda akan mendapatkan rumah kontrakan dengan fasilitas lumayan namun harga sewanya tergolong terjangkau.

Tips Cari Kontrakan Di Jakarta Selatan Yang Murah

Anda tinggal di Jakarta Selatan, lalu ingin mencari info sewa rumah di Jakarta Selatan yang murah dan nyaman? Berikut ini tipsnya.

1. Bandingkan Harga Sewa

Sebelum memutuskan untuk mengontrak sebuah rumah, ada baiknya bila Anda melakukan perbandingan harga. Dalam membandingkannya, perhatikan juga fasilitas yang dimiliki. Dari semua list rumah kontrakan yang Anda bandingkan, carilah satu yang sesuai dengan kebutuhan.

2. Pilih Rumah Kontrakan yang Dekat dengan Tempat Kerja

Memilih lokasi rumah kontrakan yang dekat dengan kantor akan membuat Anda bisa lebih berhemat. Anda tidak memerlukan biaya transportasi karena bisa dijangkau dengan jalan kaki. Selain hemat, juga menyehatkan. Bahkan, jika memungkinkan, Anda tidak perlu jajan di luar saat jam istirahat. Anda bisa pulang ke rumah kemudian makan siang bersama istri tercinta di rumah. Sangat menyenangkan bukan?

Kamis, 31 Januari 2019

Inilah Sebab-sebab Properti Anda Sulit Untuk Dijual

Bisnis properti tak selamanya berjalan mulus. Ada kalanya jenis properti yang dijual susah laku. Ada jenis properti yang terjual dalam beberapa hari saja, namun ada juga yang butuh bertahun-tahun. Atau mungkin Anda pernah mengalami sendiri ketika akan menjual properti susah laku?


Menjual properti tidak seperti menjual kacang goreng. Harga properti yang tinggi membuat orang akan melakukan banyak pertimbangan ketika berniat membelinya. Maka dari itu, dibutuhkan suatu strategi marketing yang baik sehingga mampu menarik minat calon pembeli.

Penyebab Properti Susah Laku Dijual

Di era digital seperti sekarang, penjualan properti dapat dilakukan lebih mudah. Untuk properti yang lokasinya di pusat kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, atau Medan, lebih mudah dijual. Namun tidak semuanya langsung laku. Sebenarnya, apa yang membuat properti susah laku dijual?

1. Harga terlalu tinggi

Dalam membandrol harga properti, sebaiknya lihat pasaran harga. Jika harganya terlalu tinggi, hal ini akan berdampak menjadi susah laku. Banyak penjual yang berprinsip memasang harga tinggi untuk berjaga-jaga jika ada proses tawar menawar. Sayangnya, strategi ini tak tepat. Jangankan melakukan tawar menawar, justru calon pembeli enggan meliriknya. Terlebih jika properti dengan harga tinggi tersebut berada di lokasi yang kurang strategi.

2. Penjual Properti Tidak Kooperatif

Salah satu cara agar properti cepat laku terjual adalah Anda harus bersikap kooperatif terhadap calon pembeli. Misalnya, ketika ada yang menanyakan kelengkapan dokumen, segera tanggapi. Jangan berpikir bahwa pembeli banyak maunya. Tugas seorang penjual adalah melayani pembeli sebaik mungkin. Lagi pula, jika ada yang menanyakan kelengkapan dokumen properti, itu merupakan hal wajar. Selain itu, jika ada yang bertanya seputar properti yang Anda tawarkan, berikan penjelasan sedetail mungkin.

Kamis, 17 Januari 2019

Bedanya Investasi Apartemen dan Kontrakan

Punya dana lebih? Lakukan investasi properti saja! Yang jadi pertanyaan, lebih untung investasi apartemen atau kontrakan ya? Apa perbedaan antara keduanya?

Sebenarnya, melakukan investasi kontrakan atau apartemen sama-sama menguntungkan. Keduanya akan mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan dari tahun ke tahun sehingga keuntungan yang didapatkan akan semakin besar.

Namun, bukan berarti harga properti tidak bisa turun. Penurunan harga properti terjadi jika ada beberapa penyebab. Misalnya terjadi bencana alam seperti banjir atau tanah longsor.

Sebelum memutuskan untuk memilih investasi kontrakan rumah atau apartemen, mari kita bahas perbedaan antara keduanya.


Investasi Rumah Kontrakan

Ketika Anda memilih melakukan investasi rumah, anggap saja harga rumah adalah Rp. 500 juta. Kemudian, dua tahun berikutnya harganya naik sebesar Rp. 50 juta. Maka harga jual rumah menjadi Rp. 550 juta. Hasil laba penjualan ini akan menjadi investasi Anda.

Namun, jika rumah dikontrakkan, maka nilai investasi akan semakin banyak karena setiap bulannya bisa menghasilkan uang. Uang sewa bulanan dari penyewa akan diterima oleh pemilih properti.

Berikut kelebihan dan kerugian melakukan investasi rumah

1. Kelebihan:
  • Mudah dijual
  • Mudah dijadikan jaminan agunan kredit bank 
  • Harga sewa tinggi 
  • Tingkat kenaikan harga lebih banyak dibandingkan apartemen 
2. Kekurangan:
  • Ada penyusutan bangunan sebanyak 10% tiap tahun. Anda harus melakukan renovasi.
  • Ada biaya lingkungan untuk keamanan dan kebersihan 
  • Butuh ikut asuransi kebakaran 
  • Agar rumah tetap terjaga baik, perlu penyewa yang bertanggung jawab 

Selasa, 25 Desember 2018

Mau Coba Tinggal di Ruko? Begini Tipsnya

Ruko adalah tempat yang digunakan untuk melakukan usaha. Namun, selain digunakan untuk tempat usaha, banyak pengusaha yang memutuskan untuk tinggal di ruko. Alasannya bermacam-macam. Salah satunya ialah agar lebih efisien. Ketika akan membuka toko, seseorang tidak perlu buru-buru berangkat. Tinggal ke lantai bawah saja untuk membuka pintu. Lebih hemat waktu dan tenaga bukan?


Selain itu, memutuskan untuk tinggal di ruko bersama keluarga akan membuat selalu dekat dengan anak-anak. Lantai atas digunakan untuk tempat tinggal, sementara bagian bawah untuk membuka bisnis. Jika kangen anak-anak, seseorang bisa naik ke atas untuk bertemu mereka. Kedekatan antar anggota keluarga pun semakin intim.

Tips Nyaman Tinggal di Ruko

Namun, ukuran ruko yang cenderung sempit membuat banyak orang merasa tak nyaman. Bagi Anda yang tinggal di ruko, berikut ini ada beberapa tips untuk membuatnya tetap nyaman ditinggali.

1. Ukuran jendela besar

Sebaiknya, ruko memiliki ukuran jendela yang besar . Tujuannya ialah agar udara dan cahaya matahari bisa masuk ke dalam ruangan secara maksimal. Sirkulasi udara yang lancar akan membuat ruangan sehat. Hal ini sangat penting untuk kesehatan seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak.

Biasanya ruko terletak di pinggir jalan besar karena fungsinya ialah sebagai tempat usaha. Agar tidak terlalu banyak debu yang masuk ke dalam ruangan, gunakan tirai anti debu magnetik untuk menghalanginya.

Rabu, 12 Desember 2018

Bingung Menentukan Harga Bangunan? Yuks Hitung di Sini

Seringkali seseorang merasa bingung dalam menentukan harga bangunan. Setiap orang berkeinginan untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi. Namun, dari sisi pembeli pastinya ingin mendapatkan properti dengan harga murah atau tidak terlalu tinggi.


Sudahkah Anda tahu bagaimana cara menghitung atau menaksir harga sebuah bangunan beserta tanahnya?

Cara Menghitung Harga Bangunan

Berikut ini merupakan cara menghitung harga bangunan dan tanah sehingga bisa Anda praktekan.

1. Melakukan perhitungan berdasarkan harga pasaran

Hal yang sering dilakukan oleh orang untuk menghitung harga bangunan adalah melakukan kalkulasi berdasarkan nilai pasar. Rumusnya ialah sebagai berikut:

Nilai pasar = Harga Tanah + Nilai Bangunan dan Fasilitasnya

Anda bisa melakukan survey untuk mengetahui berapa nilai atau harga tanah per meter untuk daerah tersebut. Anda bisa menanyakan hal ini kepada tetangga yang berdekatan. Setelah menemukan harga pasaran tanah per meternya, Anda tinggal melakukan perhitungan. Berapa meter luas tanah yang Anda miliki.

Sebagai contohnya, Anda memiliki luas tanah sebesar 100 meter persegi. Harganya ialah Rp. 3 juta per meter. Maka harga luas tanah adalah 100 x Rp. 3 juta= Rp. 300 juta.

Kemudian, kita hitung berapa nilai bangunannya. Untuk mengetahui berapa nilai bangunan, Anda bisa menanyakan hal ini kepada kontraktor yang paham betul mengenai masalah ini.

Jika nilai bangunan adalah Rp. 2.000.000 per meter, lalu total luasnya adalah 70 meter persegi, maka tinggal dikalikan saja. Hasilnya ketemu Rp. 140 juta.

Kemudian, nilai fasilitasnya bisa Anda kalkukasi sendiri. misalnya ialah Rp. 50 juta terdiri dari benda-benda elektronik, perkakas dapur, perabot ruang tamu, dan sebagainya.

Setelah ketiga variabel ketemu berapa nilainya, saatnya Anda melakukan perhitungan.

Nilai pasar= Rp. 300 juta + Rp 140 juta + Rp 50 juta= Rp. 490 juta.